Tanggal Hari Ini : 25 Sep 2017 Login - Daftar
 
Profil | Info Usaha | Peluang Usaha | Entrepreneurship | Strategi Usaha | Keuangan | Profil Sukses | Jadwal Seminar
WaralabaInfo ProductBisnis OnlineIde BisnisInformasi Kumpulan Usaha MemberPendaftaran memberForum WirausahaMerchandiseInfo Iklan
 
Anne Ahira, Masyarakat Indonesia Harus Didorong Paham Internet Marketing
Rabu, 27 Maret 2013 11:13 WIB
Administrator



BERITA TERKAIT

Meluasnya pengaruh internet di Indonesia menyisakan kegalauan bagi  Anne Ahira. Pendiri PT Asianbrain ini melihat internet belum dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat Indonesia.

Padahal, menurut Ahira, internet dengan segala kekurangan dan kelebihannya, yang hadir di Indonesia ini dapat dimanfaatkan untuk meleverage bisnis dan perekonomian Indonesia, khususnya bagi pengembangan usaha mikro dan kecil.

 Melalui Asian Brain  Internet Marketing Center, Ahira mengajarkan internet marketing kepada para calon wirausahawan yang memanfaatkan internet sebagai sarana berbisnis.

Hal itu terbukti dari murid-murid Asian Brain Internet Marketing Center yang telah belajar kepadanya sebagian besar telah menunjukkan hasil yang sangat menggembirakan. 

“Saya kaget ada salah satu murid saya yang telah belajar internet marketing di Asian Brain IMC menginformasikan user name websitenya kepada saya untuk menunjukkan bahwa apa yang dipelajari tentang  internet marketing dari saya selama ini benar-benar terjadi. Ia membuktikan kepada saya dan menunjukkan bahwa penghasilannya benar-benar telah melampaui Rp500juta dalam sebulan. Rp500 juta, sebulan!,” ujarnya.

Saya, lanjut Ahira,  juga menerima user name dari murid-murid yang lain, ada yang berpenghasilan ratusan juta, puluhan juta, itu sih penghasilan recehan. Namun  yang belum berpenghasilan juga ada.

“Saat  saya melihat screen shoot pendapatan seorang murid Asian Brain IMC yang ditunjukkan kepada saya, saya kaget karena untuk mendapatkan US$ 8 pertama saya membutuhkan waktu hampir 2 tahun, sementara dengan system pengajaran online belajar internet marketing di Asian Brain IMC ternyata efeknya seperti itu. Saya melihat di sini bahwa orang Indoensia itu termasuk yang cepat belajar. Di mana ada kemauan, di situ ada jalan,” cetusnya.

 Namun, lanjutnya,  ada juga yang bertanya, apakah semua murid Ahira akan berpenghasilan seperi itu. Pasti tidaklah. Ada yang sudah belajar selama dua tahun, jangankan berpenghasilan US$ 1, website saja tidak punya. Tetapi yang harus diingat di sini bahwa mereka yang berpengahsilan Rp500 juta, seratus juta dalam sebulan,  semua materi belajarnya sama dan tersedia di member area.

“Ini yang membuat saya semakin bersemangat untuk memberikan nilai yang lebih banyak kepada murid-murid saya. Saya ingin memberikan ilmu sebanyak-banyaknya tentang internet marketing kepada semua orang. Ini yang mendorong saya untuk lebih giat dan mencari tahu lagi apa yang dapat diperbuat bagi orang Indonesia,” ujar Ahira.

 Anne Ahira, Asian Brain  Internet Marketing Center, Advance Vision Marketing Amerika

Revolusi Wirausaha Indonesia

Menurut Ahira, jika lahir wirausahawan-wirausahawan baru yang berbasis internet hal ini akan memberikan efek positif bagi Indonesia. Pertama, tidak ada modal yang terlalu besar yang harus disiapkan oleh calon wirausahawan untuk memulai bisnis di dunia internet. Biayanya jauh lebih murah dibandingkan dengan bisnis konvensional yang peluang bangkrutnya juga sangat tinggi. Kedua, infrastruktur yang digunakan juga lebih sederhana karena bekal terpenting sebenarnya adalah kemauan dan kemampuan untuk belajar internet marketing dengan baik. Jika kedua hal ini telah menjadi kesadaran masyarakat Indonesia, khususnya generasi muda Indonesia, maka revolusi wirausahawan itu benar-benar akan terjadi.

Dengan cara mengajarkan internet marketing dan mindset kewirausahaan dengan benar kepada  1% saja dari masyarakat di usia produktif, yaitu kira-kira 1.000.000 orang,  maka dalam waktu kurang dari 5 tahun Indonesia mampu menjadi negara terbesar di Asean yang  dengan cepat memiliki wirausahawan-wirausahawan baru yang memahami internet marketing serta  berbasis teknologi informasi.

“Saya mengajarkan kepada  murid-murid saya tentang knowledge worker, yaitu cara mencreat opportunity, mendorong orang Indonesia memanage dirinya sendiri, bukan hanya sekedar sebagai manusia yang bertipikal pekerja, tetapi mau belajar karena jika tidak mau belajar pasti tidak bisa. Mindset itulah yang juga saya ajarkan di Asian Brain IMC,” cetusnya.  

 

Mindset  Harus Dibenahi ?

Mengubah mindset yang mendasari cara berfikir  tentang kesuksesan ini yang harus dibenahi kepada masyarakat Indonesia.

Menurut Ahira, harus ada kesadaran yang tinggi bahwa kesuksesan tidak dapat dibangun hanya satu malam. Perlu kerja keras, selaras dan terus menerus tanpa menyerah. Karena profesi apapun selalu mensyaratkan adanya syarat untuk kerja keras. Hal ini yang akan membuat masyarakat Indonesia menghargai proses.

 “Banyak orang yang bertanya kepada saya bagaimana  mencapai kesuksesan, dan berhasil. Pertanyaan ini semakin banyak saja karena banyak orang yang memilih sukses secara instan dan bagaimana memperolehnya dengan cepat,” cetusnya.

Anne Ahira, Asian Brain  Internet Marketing Center, Advance Vision Marketing Amerika

Mindset yang salah ini menurut Ahira menimbulkan implikasi yang besar. Pertama, banyak  yang tidak dapat memanage dirinya sendiri. Kedua  tidak dapat mencreat oppurtinity.

“Jelas, orang yang tidak dapat mengatur dirinya sendiri dan tidak dapat menciptakan peluang mereka bukan seorang entrepreneur. Di dalam bisnis online itu yang ditekankan,” cetusnya.

Wanita satu-satunya asal Asia Pasifik yang pernah terpilih untuk diwawancarai sebagai delapan internet marketer terbaik versi Advance Vision Marketing Amerika ini yakin, pembelajaran bisnis online dan internet marketing melalui pembelajaran secara online ke depan sangat diperlukan oleh Indonesia.

“Pemerintah harus memfasilitasi hal ini, karena inilah cara untuk meningkatkan derajad masyarakat Indonesia agar cepat setara dengan bangsa maju lainnya di dunia,” cetusnya.

Sekaranglah waktunya anak-anak muda menjadi subyek bukan hanya menjadi obyek dari kehadiran internet yang sedang marak ini.

comments powered by Disqus
 


Terbaru
Terpopuler
Terkomentari